Cara Panen Belut Dan Setelah Panen Khusus Pembesaran Belut - Tempat Informasi -->

Sponsor:

Cara Panen Belut Dan Setelah Panen Khusus Pembesaran Belut

Cara Panen Belut Dan Setelah Panen Khusus Pembesaran Belut

Cara Panen belut - Untuk memenuhi pasar lokal, belut sudah dapat dipanen minimum umur 3 bulan dari awal penebaran benih. sedangkan untuk kebutuhan pasar, belut harus sudah berumur enam bulan dari awal penebaran benih atau tergantung pada umur benih yang sudah ditebar.

Gambar Cara Panen Belut Dan Setelah Panen Khusus Pembesaran Belut


Cara Panen Belut Dan Setelah Panen Khusus Pembesaran

untuk memanen belut, diperlukan ketepatan waktu dan cara panen yang baik. sebelum dibawa ke lokasi penjualan, belut di berok terlebih dahulu selama dua hari untuk menghilangkan bau lumpur. wadah atau tempat penampungan berupa drum plastik juga perlu dipersiapkan untuk membawa belut hasil panen ke lokasi penjualan atau eksportir belut.

permintaan ukuran beluttergantung pada keperluan. misalnya, jika belut akan di buat untuk keripik, maka dibutuhkan belut yang berukuran kecil, sedangkan belut ukuran besar untuk abon atau smoke ells. untuk memenuhi pasar lokal, belut sudah bisa dipanen minimum umur tiga bulan dari awal penebaran benih.

sedangkan untuk kebutuhan pasar ekspor, maka ukuran belut harus sudah berumur 6 bulan dari awal penebaran benih atau tergantung pada umur benih yang sudah ditebar. setiap negara pengimpor menghendaki ukuran belut yang berbeda-beda. misalnya, Hongkong menghendaki belut yang 1 kg isi 10 ekor, Jepang menghendaki belut dengan 1 kg isi 2-3 belut, Korea menghendaki belut dengan berat 1 kg isi 5-7 ekor, dan Taiwan menghendaki belut dengan berat 1kg isi 1-12 ekor.

sementara itu, perlakuan pasca panen yang perlu diperhatikan adalah dengan membersihkan dan memperbaiki kolam pemeliharaan jika ada kebocoran atau jika ada jaring yang robek. lebih bagus jika media pemeliharaan dapat digantikan dengan media pemeliharaan yang beru, supaya jaa renik yang menjadi makanan belut tidak habis dan dapat tumbuh lebih banyak seperti di habitat aslinya (di alam).

jika budidaya belut menggunakan wadah atau media drum, media harus digantikan dengan media pembudidayaan yang baru. media lumpur yang sudah digunakan dapat digunakan kembali.

Cara Pembesaran Belut Hingga Panen Di Kolam Atau Di Drum Sesuai Umur Benih Yang Ditebar

Persiapan Kolam Budidaya Belut

  1. kolam dibuat dengan ukuran minum 25 m persegi (5x5) dengan kedalaman 1 m. untuk media drum, diberi media pemeliharaan yang matang idealnya memiliki ketinggian 50 cm dan air sete=inggi 5 cm.
  2. kolam diberi media pemeliharaan berupa tanah atau lumpur sawah, pupuk kandang, jerami padi dan batang pisang, sesuai dengan pemakaian.
  3. setelah semua media dimasukkan ke dalam kolam, diamkan media tersebut selama 4 minggu sebelum benih ditebar agar terjadi proses fermentasi.

Cara Penebaran Benih Belut

padat penebaran disesuaikan dengan kapasitas optimal kolam, yaitu 1 kg benih untuk 1 m persegi, jadi untuk ukuran kolam 5x5 m = 25 m persegi dibutuhkan benih 25 x 1 = 25kg.

Cara Pemeliharaan Belut

  1. lama pemeliharaan 3 -6 bulan
  2. pakan yang diberikan berupa cacing, ikan, anak katak hijau, belatung, dan lainnya dengan perbandingan 5% per hari dari jumlah benih yang ditebar. sebagai contoh, 25 kg benih per harinya membutuhkan pakan 25 kg x 5% = 1,25 kg pakan per hari (dibulatkan menjadi 1,5 kg)
  3. pakan ditebarkan langsung atau ditanamkan di bawah media pemeliharaan
  4. aliran air diusahakan tetap lancar. usahakan didalam media ada pakan tambahan seperti ikan guppy atau ikan cere.

Cara Pemanenan

  1. pemanenan belut jika bobotnya sudah memenuhi ukuran pasar (100 - 200 gr) per ekor atau 1 kg berjumlah 10 - 20 ekor, biasanya dicapai setelah 3 bulan (pasar lokal) dan 6 bulan (pasar ekspor)
  2. pemanenan dilakukan dengan bantuan bubu (satu hari sebelum pemanenan total melalui cara pengeringan kolam atau media pembudidayaan belut.

Share this post

Related Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel